Grovee.co.id , Jakarta – Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, semakin agresif dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perusahaan tersebut dikabarkan menyiapkan investasi besar mencapai Rp148 triliun yang akan digelontorkan secara bertahap selama tiga tahun ke depan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Xiaomi untuk memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi global, khususnya di bidang AI yang saat ini berkembang sangat pesat.
CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebut bahwa kecerdasan buatan akan menjadi fondasi penting bagi berbagai produk Xiaomi di masa depan. Investasi ini akan difokuskan pada pengembangan algoritma AI, pusat data, serta integrasi AI ke dalam berbagai perangkat seperti smartphone, mobil listrik, hingga perangkat rumah pintar.
Menurut perusahaan, pengembangan AI tidak hanya bertujuan meningkatkan performa perangkat, tetapi juga menciptakan ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi bagi pengguna.
Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi memang gencar memperluas portofolio teknologinya. Selain dikenal sebagai produsen smartphone, perusahaan ini juga mengembangkan kendaraan listrik melalui proyek mobil pintar yang tengah menjadi sorotan industri teknologi global.
Dengan investasi besar di bidang AI ini, Xiaomi berharap dapat mempercepat inovasi dan menghadirkan pengalaman teknologi yang lebih canggih bagi konsumen di seluruh dunia.
Para analis menilai langkah Xiaomi tersebut merupakan strategi penting untuk bersaing dengan perusahaan teknologi besar lain seperti Apple, Samsung Electronics, dan Google yang juga agresif mengembangkan teknologi kecerdasan buatan.
Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, Xiaomi berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam industri AI global dalam beberapa tahun mendatang.





