Harga Minyak Turun ke US$107 Usai Trump Jeda Serangan ke Iran

Admin 001

Harga Minyak Turun ke US$107 Usai Trump Jeda Serangan ke Iran
Harga Minyak Turun ke US$107 Usai Trump Jeda Serangan ke Iran

Grovee.co.id , Jakarta – Harga minyak dunia melemah pada perdagangan terbaru setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penundaan serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari. Kebijakan tersebut memicu optimisme pasar terhadap potensi meredanya konflik di Timur Tengah.

Minyak mentah jenis Brent tercatat turun sekitar 0,8% menjadi sekitar US$107,11 per barel, sementara minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate (WTI) juga melemah sekitar 0,88% ke level US$93,65 per barel. Penurunan ini terjadi setelah pasar merespons positif langkah diplomasi yang ditempuh Washington dalam konflik dengan Teheran.

Pasar Energi Merespons Sinyal Deeskalasi

Penurunan harga minyak dipicu oleh pernyataan Trump yang menyebutkan bahwa negosiasi dengan Iran untuk mengakhiri konflik berjalan cukup baik. Sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan, Amerika Serikat menghentikan sementara serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga awal April.

Langkah tersebut dianggap sebagai sinyal deeskalasi yang dapat mengurangi gangguan terhadap pasokan minyak global. Sebelumnya, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah sempat mendorong lonjakan harga minyak karena kekhawatiran terhadap distribusi energi dunia.

Pasokan Global Masih Tertekan

Meski harga minyak turun, pasar energi masih menghadapi tekanan akibat terganggunya jalur distribusi minyak. Konflik yang melibatkan Iran disebut telah mengurangi sekitar 11 juta barel minyak per hari dari pasokan global, menjadikannya salah satu krisis energi terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Selain itu, jalur strategis Selat Hormuz—yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia—sempat mengalami gangguan akibat konflik tersebut. Namun, laporan terbaru menyebutkan Iran telah mengizinkan sejumlah kapal tanker minyak melintas sebagai bentuk itikad baik dalam proses negosiasi.

Prospek Harga Minyak ke Depan

Pelaku pasar memperkirakan harga minyak masih akan berfluktuasi dalam jangka pendek seiring perkembangan situasi geopolitik. Jika negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan kemajuan signifikan, harga minyak berpotensi kembali stabil.

Sebaliknya, apabila konflik kembali memanas atau pasokan energi terganggu, harga minyak dapat kembali melonjak di pasar global.

Popular Post

Otomotif

Mobil Listrik Terbaru: Update Harga, Spesifikasi & Review Terlengkap

Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran berbagai merek dan model baru. Salah satu yang dinantikan kedatangannya adalah ...

Lowongan Pramuniaga Indomaret Cianjur

Loker

Lowongan Pramuniaga Indomaret Cianjur Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan yang nyaman dan menjanjikan di Cianjur? Info lowongan Pramuniaga Indomaret ini mungkin jawabannya! Butuh penghasilan tetap dan kesempatan ...

Lowongan Pramuniaga Indomaret Garut

Loker

Lowongan Pramuniaga Indomaret Garut Tahun 2025 (Lamar Sekarang)

Cari pekerjaan yang nyaman dan menjanjikan di Garut? Info lowongan Pramuniaga Indomaret ini mungkin jawabannya! Butuh penghasilan tambahan atau bahkan ...

Lowongan Pramuniaga Indomaret Jakarta Utara

Loker

Lowongan Pramuniaga Indomaret Jakarta Utara Tahun 2025

Masih mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minatmu? Info lowongan Pramuniaga Indomaret di Jakarta Utara ini mungkin jawabannya! Cari ...

Lowongan Pramuniaga Indomaret Karawang

Loker

Lowongan Pramuniaga Indomaret Karawang Tahun 2025 (Resmi)

Mencari pekerjaan yang menjanjikan di Karawang? Info lowongan Pramuniaga Indomaret ini mungkin jawabannya! Butuh penghasilan tambahan atau bahkan karier baru ...

Akses GBK Mudah: Panduan KRL, MRT, Busway Nonton Timnas

Otomotif

Akses GBK Mudah: Panduan KRL, MRT, Busway Nonton Timnas

Pertandingan Timnas Indonesia melawan China dalam babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno ...