Grovee.co.id , Jakarta – Banyak orang bertanya-tanya, bolehkah mandi saat demam? Sebagian masyarakat percaya bahwa mandi saat demam dapat memperparah kondisi tubuh. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Menurut sejumlah tenaga medis, mandi justru bisa membantu tubuh merasa lebih nyaman selama demam, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.
Mandi saat Demam Boleh Dilakukan
Demam biasanya terjadi ketika suhu tubuh meningkat akibat infeksi virus atau bakteri. Kondisi ini membuat tubuh terasa lemas, berkeringat, dan tidak nyaman.
Mandi dengan air hangat dapat membantu menurunkan rasa tidak nyaman tersebut. Air hangat membantu tubuh menjadi lebih rileks serta membersihkan keringat yang menempel di kulit.
Selain itu, mandi juga dapat membantu menjaga kebersihan tubuh selama sakit.
Hindari Mandi dengan Air Terlalu Dingin
Walaupun mandi saat demam diperbolehkan, penting untuk memperhatikan suhu air yang digunakan.
Air yang terlalu dingin justru bisa membuat tubuh menggigil. Ketika menggigil, tubuh akan berusaha menaikkan suhu sehingga demam bisa terasa semakin parah.
Karena itu, dokter biasanya menyarankan mandi menggunakan air hangat atau suam-suam kuku.
Durasi Mandi Jangan Terlalu Lama
Saat sedang demam, tubuh biasanya terasa lebih lemah dibandingkan kondisi normal. Oleh sebab itu, mandi sebaiknya dilakukan dalam waktu singkat.
Durasi mandi yang terlalu lama dapat membuat tubuh semakin lelah atau pusing. Idealnya, mandi cukup dilakukan selama beberapa menit untuk membersihkan tubuh.
Perhatikan Kondisi Tubuh
Tidak semua orang merasa kuat untuk mandi ketika demam. Jika tubuh terasa sangat lemah, pusing, atau menggigil hebat, sebaiknya tunda mandi dan cukup bersihkan tubuh dengan lap hangat.
Selain itu, tetap penting untuk memperbanyak istirahat dan minum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika demam berlangsung lebih dari tiga hari, suhu tubuh sangat tinggi, atau disertai gejala lain seperti sesak napas dan muntah terus-menerus, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Penanganan yang tepat akan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.





