Grovee.co.id , Jakarta – Akses internet bagi sekitar 70 juta anak di Indonesia mulai dibatasi hari ini setelah pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait perlindungan anak di ruang digital. Aturan ini bertujuan untuk mengurangi paparan konten negatif serta meningkatkan keamanan anak saat menggunakan internet.
Kebijakan yang diumumkan oleh pemerintah melalui kementerian terkait ini mewajibkan platform digital dan penyedia layanan internet untuk menerapkan sistem verifikasi usia serta kontrol konten khusus untuk pengguna di bawah umur.
Tujuan Pembatasan Akses Internet Anak
Pemerintah menyebutkan bahwa kebijakan pembatasan akses internet bagi anak ini dibuat karena meningkatnya risiko yang dihadapi anak-anak di dunia digital, mulai dari konten tidak pantas, kecanduan gadget, hingga kejahatan siber.
Selain itu, beberapa platform media sosial juga diminta memperketat pengawasan terhadap akun yang terindikasi digunakan oleh pengguna di bawah usia yang diizinkan.
Beberapa langkah yang mulai diterapkan antara lain:
- Verifikasi usia pengguna saat membuat akun
- Pembatasan jam akses internet bagi anak
- Filter otomatis untuk konten dewasa
- Pengawasan orang tua melalui fitur kontrol keluarga
Sekitar 70 Juta Anak Terdampak Kebijakan Baru
Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 70 juta anak Indonesia aktif menggunakan internet, baik untuk belajar, bermain game, maupun mengakses media sosial.
Dengan jumlah pengguna anak yang sangat besar tersebut, pemerintah menilai regulasi ini penting agar anak-anak tetap dapat memanfaatkan teknologi secara sehat dan aman.
Beberapa penyedia layanan internet di Indonesia juga mulai menyesuaikan sistem mereka untuk mendukung aturan baru ini.
Dukungan dan Kritik dari Berbagai Pihak
Kebijakan pembatasan akses internet anak di Indonesia ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.
Sebagian orang tua menyambut baik langkah pemerintah karena dinilai dapat membantu melindungi anak dari bahaya dunia digital.
Namun di sisi lain, ada pula pihak yang menilai aturan ini perlu disosialisasikan lebih luas agar tidak mengganggu kegiatan belajar online maupun aktivitas digital lainnya.
Pemerintah Imbau Orang Tua Ikut Mengawasi
Selain regulasi teknis, pemerintah juga menekankan bahwa peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam mengawasi penggunaan internet oleh anak.
Orang tua dianjurkan untuk:
- Membatasi waktu penggunaan gadget
- Memantau aktivitas online anak
- Menggunakan fitur parental control
- Memberikan edukasi tentang keamanan digital
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tetap menikmati manfaat internet tanpa terpapar risiko berbahaya di dunia digital.





